Home Pendidikan Ngeyel Mudik, Dua Pekerja dari Kalimantan Ditolak Istrinya Masuk Rumah

Ngeyel Mudik, Dua Pekerja dari Kalimantan Ditolak Istrinya Masuk Rumah

d1baca22-5c52-471d-9bc3-b2e5123f7abc_169

Ini bukan soal tega dan tidak, melainkan lebih pada kesadaran potensi kerugian yang lebih besar akan terjadi saat pandemi virus Corona. Karena ngeyel mudik, dua pekerja dari Kalimantan ditolak istrinya masuk ke rumah.
Peristiwa ini terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Penuturan Kades Sidorejo, Sukatmo (61), awalnya seorang ibu rumah tangga curhat suaminya menelpon memberitahukan mau mudik ke kampung halamannya. Namun sang istri menolak karena takut suaminya carrier atau membawa virus Corona dari Kalimantan.

“Si istri ini kan sering lihat TV. Jadi tahu perkembangan berita soal virus Corona. Apalagi di kecamatan sini sudah ada dua PDP, yang satu meninggal. Jadi istrinya takut karena di rumah dia hidup bersama dua anaknya yang masih kecil-kecil,” tutur Sukatmo kepada detikcom, Kamis (16/4/2020).

“Tiba-tiba Jumat (10/4) pagi, itu istrinya lari-lari ke rumah saya, bilang suaminya ngeyel pulang. Waktu kami berbincang, dari arah timur kelihatan sebuah truk Fuso. Terus istrinya itu teriak-teriak… lha niku lho, pak, truk e njenengan cepeng, ndang! (Itu lho, Pak, truknya, Bapak tangkap dia, cepat!) ,” kata Sukatmo menirukan warganya memohon.

Sukatmo pun sigap bertindak. Bersama personel Hansip dan beberapa relawan COVID-19, truk dihadang dan dipaksa berhenti di depan Pasar Patok. Kemudian si sopir dan seorang kernet yang juga warga Sidorejo diangkut memakai mobil pikap menuju ke kantor desa.

Sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4979093/ngeyel-mudik-dua-pekerja-dari-kalimantan-ditolak-istrinya-masuk-rumah?tag_from=news_mostpop

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait

Lewat ke baris perkakas