Home Polhukam Ketum Partai Nusantara DR. Suryanto PD : Kami Ingin Politik Santun dan Berbudaya

Ketum Partai Nusantara DR. Suryanto PD : Kami Ingin Politik Santun dan Berbudaya

ketum pwri-L7

LIPUTAN7.NET

JAKARTA –  Perkembangan politik tanah air yang begitu kompleks telah menyita perhatian publik. Mengingat ini tahun politik, berbagai issu digelontorkan dalam ruang-ruang publik.  Namun sangat disayangkan, perkembangan politik yang begitu dinamis, tidak diimbangi dengan  etika politik maupun komunikasi politik yang cerdas, edukatif dan konstruktif.

Ketua Umum Partai Nusantara, DR. Suriyanto PD, SH, MH, M.Kn, mengatakan, arah politik kita saat ini, harusnya diimbangi dengan nilai-nilai kesantunan, tanpa mencerabut akar budaya yang telah lekat sebelumnya.

Sehingga, kata dia, partai politik mampu menterjemahkan visi misinya, menuju Indonesia yang lebih baik, mampu mengedukasi anak-anak bangsa ini,  sehingga memiliki kematangan dalam berpolitik, matang dalam berdemokrasi.

“ Kami, dan para sesepuh dari berbagai lintas budaya,  akademik, berfikir dan bersama-sama  memikirkan perjalanan bangsa ini, dengan mendirikan Partai Nusantara. Kami ingin meletakkan pondasi yang kuat, dan bagaimana merekonstruksi kembali komitmen kebangsaan kita, sehingga mampu mengembalikan ‘ruh’ dalam berbangsa dan bernegara menuju Indonesia seharusnya,” kata Suriyanto kepada Strateginews.co, Selasa, 3 November 2020.

Dinamika politik yang terjadi saat ini, kata Doktor ilmu hukum ini, harus disikapi dalam perspektif yang lebih luas, bukan sikap politik sesaat, hanya mengedepankan kepentingan kelompok maupun individu, lalu abai terhadap kepentingan bangsa dan negara.

“ Hakikat politik harus berkiblat pada kepentingan rakyat, atau berorientasi menjawab kepentingan  dan kebaikan bersama. Politik harus dirancang untuk melahirkan kebaikan bersama, bukan batu loncatan untuk mencapai kepentingan pribadi atau kelompok. Karena itu politik harus dipahami  dari hakikatnya untuk menata kehidupan masyarakat, agar berjalan sesuai prinsip-prinsip keadilan. Inilah yang mendasari kami membentuk Partai Nusantara,” tuturnya.

Pondasi politik ini,  kata Suriyanto, sangat penting mengingat berpontensi lahirnya konflik politik dan bukan tidak mungkin dapat mengorbankan rakyat, untuk itu dibutuhkan kesadaran elit politik dan rakyat dalam berpolitik.

“ Kami tidak ingin wajah politik kita buram tanpa makna. Wajah politik yang agung harus kita hadirkan kembali di tengah masyarakat.  Di Partai Nusantara, kita mengedepankan politik yang santun dan berbudaya, bukan politik yang diterjemahkan dalam akrobat dalam bentuk pengambilan keputusan yang berujung untuk kepentingan kelompok atau pribadi,” terang dia. (L7/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait

Lewat ke baris perkakas