Home Polhukam Diduga Kematian ID Tidak Wajar, Keluarga Almarhum Lapor Polisi

Diduga Kematian ID Tidak Wajar, Keluarga Almarhum Lapor Polisi

foto ilustrasi berita korban mati tak wajar-l7

LIPUTAN7.NET

KUPANG – Satu minggu sebelum kematian, ID sehat-sehat saja dan sempat bertemu keluarga. Tetapi setelah makan gule yang diberikan LT (red) teman dari Suami ID berinisial YT(red), maka ID pun jatuh sakit seketika namun YT tidak segera membawanya ke Rumah sakit. Kurang lebih 5 hari  di rumah, ID diberikan minum obat oleh YT dan teman wanita lainya berinisial SO (red) yang diracik memakai anak Korek Api, Bedak Viva dan Kulit Pohon Mangga. Setelah minum ramuan itu, ID menjadi drop dan minta tolong anak piara mengantarnya ke rumah sakit. Dan 6 hari di rumah sakit ID pun meninggal dunia. Kami menduga ramuan yang diberikan oleh SO dan YT telah menyebabkan ID drop lalu meninggal dunia.

Hal tersebut di atas disampaikan oleh keluarga Almarhum ID, yang diwakili oleh KR (Red) , SA (Red), MA (Red), kepada wartawan media ini, yang dijumpai dihalaman Polda NTT, pada beberapa hari yang lalu.

ID DISURUH MINUM BELERANG KOREK API OLEH SO DAN YT, TUBUH DROP

Kepada media ini, keluarga mengisahkan bahwa almarhum ID adalah seorang Guru SMAN 1 Kota Kupang dan PNS  yang memiliki kartu ASKES untuk berobat namun disayangkan saat jatuh sakit, suaminya YT tidak segera membawa ID ke rumah sakit tetapi YT bersama SO memberikan ID minum racikan dari Belerang Korek Api, Bedak Viva dan Kulit Mangga, yang menurut dugaan keluarga bahwa ramuan itu berbahaya jika diminum oleh manusia.

“YT dan SO suruh anak-anak dalam rumah ambil Kulit Mangga, Korek Api dan Bedak Viva, lalu dicampur,  kemudian SO dan YT masuk ke kamar ID dan menyuruh ID minum racikan itu. Setelah minum tubuh ID drop hingga dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia,”ucap IKR dengan sedih.

Menurut keluarga, Belerang Korek Api, Bedak Viva dan Kulit Mangga, merupakan bahan-bahan yang bukan obat. Dan Jika racikan itu merupakan obat maka untuk sembuhkan penyakit apa sehingga diminumkan kepada ID. Keluarga juga bertanya apakah SO dan YT tahu jenis penyakit yang saat itu sedang dialami oleh ID sehingga racikan itu harus diminumkan kepada saudari mereka.

“ Maksud apa suaminya YT dan Teman wanitanya SO memberikan racikan minuman itu kepada saudara kami ID ? Apakah belerang korek api, bedak viva dan kulit mangga tersebut tidak mengandung racun yang membahayakan tubuh manusia ?,” kata SA yang adalah saudara dekat dari almarhum ID.

Menurut keluarga,  ketika ID jatuh sakit selama 5 hari di rumah, suaminya YT santai-santai saja dan jarang ada di rumah untuk mengurus isterinya ID. Karena itu merasa tubuhnya tidak kuat lagi maka ID meminta anak-anak piaranya mencari mobil dan segera membawanya ke rumah sakit.

SURUH KELUARGA PULANG, SO JAGA ID, YT JARANG KE RUMAH SAKIT, KELUARGA LAPOR POLISI

Setelah ID berada di Rumah Sakit Umum Kupang, YT pun datang bersama teman wanitanya SO, lalu YT menyuruh anak-anak piara yang adalah ponakan dari ID untuk tidak boleh jaga ID dan harus segera pulang kerumah.  YT mengatakan  yang boleh menjaga ID adalah wanitanya  SO saja. Dan selama 6 hari dirawat di rumah sakit itu, YT jarang datang untuk mengurus isterinya tersebut. Dan akhirnya ID pun meninggal dunia di Rumah Sakit Umum W.Z. Yohanes Kupang.

“Dari pengakuan dan keterangan yang diberikan oleh anak-anak yang tinggal bersama ID,  maka kami berkesimpulan bahwa ID meninggal dunia karena tidak diurus secara benar oleh suaminya YT. Kami menduga bahwa YT dan SO memberikan racikan minuman yang diduga bukan obat dan mengandung racun bagi manusia sehingga ID diduga meninggal tidak wajar. Karena itu kami keluarga besar laporkan masalah ini ke Polda NTT untuk mencari kebenaran dan keadilan,”tutur SA sambil meneteskan air matanya. (NAR/01/V)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait

Lewat ke baris perkakas