‘Kasus Hukumnya Belum Berujung, Pekerjaan Pagar RSD Aeramo Bermetamorfosa?’

0
77
Foto
Rumah Sakit Aeramo Kabupaten Nagekeo

LIPUTAN7.NET, NAGEKEO – Kasus Hukum Pekerjaan Pagar RSD Aeramo, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang dilaporkan PT. Adhitama Global Mandiri di Polres Nagekeo Tahun 2020, bak Ulat yang telah berubah menjadi Kupu-kupu. Faktanya, Pakerjaan Pembangunan Pagar RSD Aeramo yang sebelumnya ada pada sumber pendanaan DPA Dinas Kesehatan Nagekeo tahun 2020, kini bermetamorfosa (beralih) ke sumber pendanaan DPA RSUD Aeramo tahun 2021.

“Ini bentuk, Upaya dan usaha mengalihkan sekaligus menghilangkan jejak hukum yang dilakukan Pokja Pemilihan Pembangunan Pagar RSD Aeramo yang beralamat di Kompleks Kantor Bupati, Jalan Soekarno Hatta. Namun tetap saja meninggalkan HPS (Harga Perkiraan Sendiri)  yang tidak jauh berbeda dengan HPS pada tahun 2020,” ungkap Laurentius Dhangang, ST. Kuasa Pelapor PT. Adhitama Global Mandiri, kepada fajartimor, Selasa, tanggal 22 Juni 2021.

Menurutnya, Kasus Hukum yang dilaporkan pihaknya di Polres Nagekeo terkait dugaan rekayasa dokumen SBU PT. Nirwana Cahaya Sejati BG009 yang kini belum berujung, seharusnya diurut tuntas agar tidak mencederai semangat konstruksi dan seluruh proses tender di Kabupaten Nagekeo dari tahun ke tahun.

“Kita memang diam tapi tidak tidur.Ini bukan Ulat yang berubah jadi Kupu-kupu. Jadi Jangan kemudian gampang berulah dengan mengalihkan dari DPA Dinas Kesehatan ke DPA RSUD Aeramo. Ingat, ada fakta laporan polisi. Bila penanganannya jelas tidak berjalan di Polres Nagekeo, kita tentu akan menempuh jalur hukum yang lebih tinggi tingkatannya”, tandas Laurentius.

Agar ingatan semua yang berkepentingan tidak tergerus arus kepentingan besar, maka yang perlu diketahui, adalah bahwa Tender atau Lelang Pekerjaan Secara Elektronik Pekerjaan Pagar RSD Aeramo, sebesar Rp 3,3 miliar, tahun anggaran 2020, dari sumber pendanaan DPA Dinas Kesehatan Nagekeo, terungkap jika SBU (Sertifikat Badan Usaha) BG009, milik PT. Nirwana Cahaya Sejati yang dimenangkan Pokja pemilihan dan Panitia Tender rupanya telah dicabut (revoked). Bukti revoked atau pencabutan BG009 terdeteksi pada server LPJK.

“lucunya, Saat disanggah PT. Adhitama Global Mandri, pihak Panitia dan  Pokja Pemilihan, justru terus saja berkelit. Upaya menyembunyikan kedok BG009 PT. Nirwana Cahaya Sejati oleh panitia, berujung laporan polisi yang dilakukan Laurentius Dhangang, ST. Staf dan Kuasa Pelapor PT. Adhitama Global Mandiri. Mengetahui boroknya akan dibongkar aparat hukum, Panitia dan Pokja buru-buru membatalkan tender secara sepihak diluar kewenangan mereka”, terang Agustinus Langoday, Direktur Cabang PT. Adhitama Global Mandiri yang berkedudukan di Kupang.

Dikatakan, Belakangan ini, muncul informasi terpercaya, jika pekerjaan pembangunan pagar RSD Aeramo, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kota Mbay kabupaten Nagekeo telah ditayang di website LPSE setempat.

Uniknya, sumber pendanaannya tidak lagi dari DPA Dinas Kesehatan Negekeo tapi dari RSUD Aeramo dengan rincian kegiatan yang sama persis sesuai rencana kerja dan produk perencanaan pembangunan yang meliputi:

pekerjaan Umum dan Persiapan, Pekerjaan Tanah, Pekerjaan Pondasi, Pekerjaan Struktur, Pekerjaan Dinding, Pekerjaan Pagar GRC + Hollow Kotak, Pekerjaan Pengecatan, Pekerjaan Instalasi Listrik, Pekerjaan Gapura,dan Pekerjaan 2 (Dua) Unit Pos Jaga.

Saat ditayang LPSE tahun 2020, tertulis Pagu Anggaran sebesar Rp. 3.334.807.000.00 ( Tiga Milyar Tiga Ratus Tiga Puluh Empat Juta Delapan Ratus Tujuh Ribu rupiah), dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar: 3.333.970.288,42 ( Tiga Milyar Tiga Ratus Tiga puluh Tiga juta Sembilan Ratus Tujuh Puluh Ribu Dua Ratus Delapan Puluh Delapan. Empat Puluh Dua rupiah). sementara waktu kerjanya selama 90 hari kalender.

Sedangkan yang kini lagi ditayang LPSE hanya terbaca sumber pendanaan dari DPA RSUD Aeramo, dengan waktu kerja, 120 hari kalender serta hitungan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar : Rp. 3.333.961.728,02, (Tiga Miliar Tiga ratus tiga  puluh Tiga juta sembilan ratus enam puluh satu ribu tujuh ratus dua puluh delapan dua rupiah)  tanpa besaran pagu anggaran. (L7NET/tim)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here